Recent Updates RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • zaidanmom 11:21 AM pada 23 June 2011 Permalink | Balas  

    Kejutan Aurel 

    Semalam, tiba-tiba dikejutkan dengan tingkah Aurel. Kejutannya begitu membuat takjub. Bagaimana tidak, sudah hampir jam setengah duabelas malam, dia masih asyik bermain. Mamasnya juga jadi ikut2an melek. Tapi, yang membuat terkejut bukan karena tidur yang larut malam itu, tapi…..dia bisa berhitung 1 sampai 10 dalam bahasa inggris. Kontan saja, mataku yang udah kelap-kelip 5 watt seperti kembali di charge. seperti tak percaya, aku coba test dia, dg bilang,
    “ayo dhe, berhitung lagi” dan benar saja, ternyata dia memang sudah bisa! Mungkin, karena setiap hari dia nonton dora the explorrer yang berbahasa inggris itu ya…

    Aurel…aurel…ada-ada saja nak. Tentu saja, aku bangga banget. Bagaimana tidak, bulan ini dia baru berusia 19 bulan,tapi sudah bisa berhitung 1-10 dalam bhs inggris. Dia juga bisa berhitung 1-10 dalam bhs indonesia, walaupun suka keliru, habis 3 selalu 5, hehehehe…

    Dalam hal menyanyi, dia juga sudah menguasai beberapa lagu. Yang sudah pasti hapal ya balonku dan burung kakaktua. Bagian faoritnya adalah, tek dung la la la…..xixixixixi…lagu-lagu lain masih suka lupa. Naik-naik ke puncak gunung, tik-tik bunyi hujan(apa siy judulnya),topi saya bundar, bahkan twinkle twinkle juga sudah dikuasainya. Belum lagi lagu2 dari film2 yang ditontonnya…Alhamdulillah diberi anak yang cerdas :)

     
  • zaidanmom 7:31 AM pada 16 June 2011 Permalink | Balas  

    Tentangmu… 

    tak terasa….
    5 tahun tlah berlalu sejak kehadiranmu di dunia.
    sekarang, kau tumbuh sebagai seorang bocah yang baik, pintar, walo kadang suka usil.
    tapi, mama, papa dan ade aurel tetap sayang padamu, seusil apapun kamu.
    karena, kaulah pencerah dan penggembira dunia.
    jadilah pria dambaan wanita :)
    zaidan-ku sayang…Happy Birthday….

     
  • zaidanmom 10:38 PM pada 26 June 2010 Permalink | Balas  

    Tak Ada Judul 

    Duh, rasanya sudah lama banget gak nulis curhatku di sini. Kangen itu pasti, tapi kadang karena kesibukan (kesibukan?) jadi gak sempet.

    Gak terasa rasanya, aku dah makin tua, hehehe. Iya, anakku udah 2, yang sulungpun sudah mulai masuk sekolah tk. ketakutan, kekhawatiran selalu hinggap. Bagaimana ya, kalo dia nakal atau dinakalin? gimana ya kalo jam makan di sekolah, bisa ato ga, karena selama ini masih disuapin? bisa gak ya dia pake sepatu sendiri…..dan banyaaaak lagi gimana2 yang lain. Apalagi anak-anak jaman sekarang ngomongnya dah “pinter-pinter”. Takut iiihh…

    Tapi…berdoa saja lah, pasti semua akan baik-baik saja. Kalo Zaidan sekolah, aku tinggal ngurus adeknya, Aurel yang semakin hari makin pinter, nggemesin dan lucuuu (lebay deh).
    Ya gimana gak pinter, usia 3 bulan 3 minggu dia sudah bisa tengkurap, 4,5 bulan sudah bisa tengkurap-telentang bolak-balik, trus usia 6 bulan 3 minggu dia sudah bisa duduk. Nah…pinter kan?
    Aurel
    Zaidan

     
  • zaidanmom 3:40 PM pada 16 April 2010 Permalink | Balas  

    Lagi……Tentang Cacar Air 

    Cacar air merupakan penyakit ringan yang dapat sembuh sendiri. Sebgian besar anak akan mengalami cacar air, sehingga perlu pencegahan karena bekembangnya jumlah populasi anak.

    PATOFISIOLOGI

    Varisella primer disebabkan oleh virus varicella-zoster, yang merupakan herpes virus. Penyebaran dapat melalui sekresi lendir pernafasan ke saluran nafas, ataupun kontak dengan kulit penderita langsung.
    Infeksi paling awal terjadi pada konjungtiva atau mukosa saluran pernafasan bagian atas . Virus bereplikasi di kelenjar getah bening selama 2 – 4 hari dan disertai dengan penyebaran virus melalui darah setelah 4 – 6 hari inokulasi. Virus akan bereplikasi di hati, limpa, dan organ lainnnya. Penyebaran virus kedua melalui darah akan berakhir di kulit setelah 14 – 16 hari pemaparan virus, dan menyebabkan kelainan kulit. Beberapa kondisi berat yang mungkin terjadi adalah infeksi di otak, hati dan paru-paru.
    Masa inkubasi virus selama 10 – 21 hari, penderita dapat menularkan sejak 1 – 2 hari sebelum kelainan kulit timbul sampai lesi kulit mengering (5 – 6 hari dari awal lesi kulit pertama timbul ). Walaupun imunitas akan terbentuk setelah infeksi ini, dari beberapa laporan ditemukan adanya infeksi kembali dari virus yang sama.

    MORTALITAS / MORBIDITAS

    Angka kesakitan diakibatkan oleh penyebaran virus dalam darah, infeksi otak dan selaputnya, adanya infeksi bakteri, dan infeksi paru-paru. Komplikasi lainnya berupa rendahnya jumlah trombosit, infeksi pada sendi, infeksi hati dan infeksi ginjal.
    Pada wanita hamil, infeksi varisela pada usia kehamilan 20 minggu akan menyebabkan kelainan kongenital pada bayi termasuk atrofi anggota gerak, abnormalitas saraf dan mata, dan juga retardasi mental.
    Bayi yang lahir dari ibu yang menderita cacar air beberapa hari sebelum kelahiran atau 2 hari setelah lahir dapat menimbulkan disseminated varicella neonatorum. Lesi perdarahan di hati dan paru-paru merupakan potensi terjadinya kematian.

    KLINIS

    Timbulnya penderita cacar air biasanya disertai dengan adanya infeksi pada orang-orang disekitarnya, bahkan pada satu daerah. Perlu di ketahui pula status imunisasi pada anak tersebut, atau cacar air sebelumnya.
    Gejala yang mungkin timbul berupa :
    • Demam
    • Kelemahan tubuh
    • Mual
    • Nyeri kepala
    • Lesi kulit yang berbentuk bentolan berisi air, sangat gatal, yang biasanya berawal dari badan dan menyebar keluar (muka, kepala, anggota gerak).
    • Lesi dapat juga terjadi di tenggorokan

    PEMERIKSAAN FISIK

    Diagnosis ditegakkan dengan melihat lesi kulit yang khas, berupa :
    • Lesi klasik berupa “air mata” berbentuk oval dengan kemerahan pada kulit bagian dasarnya.
    • Lesi kulit timbul pada tubuh dan wajah, dengan diawali bentola kemerahan yang membesar selama 12 – 14 hari menjadi besar, berair, berisi nanah dan kering.
    • Lesi biasanya terletak pada sentral tubuh atau anggota gerak bagian proksimal (lengan, paha) dan menyebar ke bawahnya tetapi tidak terlalu banyak.
    • Lesi yang terdapat diseluruh tubuh terdiri atas lesi kulit yang tidak seragam (berbeda stadium erupsinya).
    • Benjolan berair dapat timbul di mukosa (mulut, penis, vagina) membentuk luka yang tidak dalam.
    • Suhu tubuh pasien akan meningkat sampai 39,5 C selama 3 – 6 hari setelah terbentuknya lesi kulit.
    • Benjolan dapat berdarah.
    • Penyebaran ke kulit lainnya dalam bentuk pengaktifan kembali.
    • Dapat disertai dengan nyeri hati (perut atas kanan), dan disertai badan menjadi kuning.
    • Pemeriksaan terhadap fungsi nafas, saraf pusat, sendi dan tulang karena memungkinkan terjadi infeksi pada organ-organ tersebut.

    PENYEBAB

    Human (alfa) herpesvirus 3 (V-Z virus), yang merupakan anggota dari herpes virus. Penyebaran virus ini melalui kontak langsung, penyebaran melalui udara, atau melalui plasenta.

    PENATALAKSANAAN

    Pasien harus diisolasikan dari orang lain, begitu juga untuk kebutuhan sehari-harinya. Pemberian obat-obatan untuk mengurangi gejala seperti gatal (antihistamin-difenhidramin), demam (parasetamol) diperlukan agar mengurangi tingkat berat penyakit. Pemberian obat antivirus berupa acyclovir per oral direkomendasikan dalam 48 jam awal pasien mengeluh gejala cacar air. Pemberian acyclovir per vena di rekomendasikan pada pasien dengan komplikasi berat, gangguan sistem imunitas dan bayi.
    Pemberian varicella-zooster immuno globulin (VZIG) diberikan kurang dari 96 jam setelah terpapar, yaitu pada :
    • Wanita dengan kehamilan
    • Anak dengan gangguan sistem pertahanan tubuh
    • Bayi baru lahir dengan ibu tertular varicella dalam 5 hari sebelum melahirkan atau 48 jam setelah melahirkan.
    • Bayi prematur usia 28 minggu atau lebih muda dengan orangtua tanpa riwayat cacar air sebelumnya.

    PENDIDIKAN PASIEN

    • Hindari penggunaan Aspirin saat menderita cacar air, karena akan menyebabkan Sindroma Reye.
    • Minum sebanyak-banyaknya.
    • Kuku tetap pendek dan pada anak kecil menggunakan sarung tangan agar tidak menggaruk.
    • Penggunaan obat antigatal secukupnya
    • Penderita cacar air harus menghindari dari ibu yang sedang hamil, bayi atau mereka dengan gangguan sistem pertahanan tubuh.
    • Anak dengan cacar air boleh kembali ke sekolah atau berada di lingkungannya lagi apabila semua lesi di kulit sudah mengering.
    • Keluarga harus memperhatikan dan segera membawa ke rumah sakit apabila ditemukan : lesi dengan infeksi, perubahan sikap anak, lesi pada mata, gangguan pernafasan pada anak, nyeri kepala yang hebat.

    Tips untuk mencegah cacar air, antara lain:

    • Menjaga kebersihan badan, pakaian dan lingkungan.

    Pakaian dan lingkungan kotor merupakan sumber dari penyakit. Badan yang kotor akan mudah terinfeksi oleh kuman penyakit.

    • Mengkonsumsi makanan bergizi

    Makanan bergizi membuat tubuh sehat dan berstamina kuat sehingga dapat menangkal serangan infeksi kuman penyakit

    • Menghindari sumber penularan penyakit cacar air
    • Imunisasi vaksin cacar air

    Perawatan terhadap penderita cacar air:

    • Mengganti baju penderita setiap hari
    • Menaburkan bedak antigatal pada bagian tubuh yang terkena cacar air untuk mengurangi rasa gatal dan agar ruam menjadi lebih cepat kering.
    • Memisahkan penderita dengan orang yang sehat agar cacar air tidak menular pada yang lain.
    • Mandi dengan menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan obat antigatal setiap hari.
    • Memotong kuku agar tidak menggaruk ruam-ruam pada kulit, sehingga tidak timbul infeksi baru.
    • Memberikan kondisi nyaman pada penderita agar dapat beristirahat dengan nyaman dan mempercepat proses kesembuhan

    Sumber: http://keluargasehat.wordpress.com/category/cacar-air/

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.